Content marketing adalah strategi pemasaran dengan pendekatan yang unik. Ini bertujuan untuk membangun kepercayaan dan hubungan baik antara merek dan pelanggan dalam jangka waktu panjang. 

Content marketing bertolak belakang dengan periklanan tradisional. Pada umumnya, sebuah iklan mencoba untuk menyebarkan pesan kepada orang sebanyak mungkin. Marketing berbasis konten hanya menargetkan orang-orang tertentu saja, seperti pelanggan, pengikut, atau prospek yang ingin mencari jawaban atas permasalahannya dengan mengonsumsi konten berguna. 

Dengan menerbitkan konten yang berguna, menghibur atau mendidik, seorang prospek tidak diharapkan untuk menjadi pelanggan pada saat mengkonsumsi konten tersebut. Keinginan membeli dipercaya akan tiba pada waktunya setelah kepercayaan telah terbangun.

Seberapa efektif strategi content marketing?

Content marketing sangat efektif untuk menarik perhatian orang dalam channel pemasaran manapun. Strategi ini dapat mendatangkan web traffic hingga 7.8 kali lipat kepada website yang menghasilkan konten dibandingkan dengan yang tidak. 

Menurut laporan dari Demand Metric, content marketing 62% lebih murah dibandingkan pemasaran melewati channel periklanan tradisional, namun dapat menghasilkan prospek sebanyak tiga kali lipatnya.

konten marketing strategi

Selain itu, lebih dari 30% dari pengguna Internet di seluruh dunia sudah menggunakan software Adblock untuk mencegah munculnya iklan. Dengan kesempatan beriklan yang sangat mahal dan kompetitif, anggaran pemasaran dapat disia-siakan jika iklan tidak dapat mencapai target. 

Data dan tren sudah menjelaskan bahwa orang-orang tidak ingin lagi melihat iklan yang mengganggu perhatian, tidak relevan, dan berulang-ulang.

Cara alternatif untuk tetap menarik perhatian orang tanpa mengganggu suasana adalah dengan menghasilkan konten yang tidak secara langsung tampak menjual. Selain itu konten memberikan nilai tambahan dengan cara menghibur dan mendidik.

prospek konten marketing

Bagaimana caranya content marketing menarik prospek tanpa meningkatkan paparan?

Tanpa perlu menyebarkan pesan pemasaran kepada orang sebanyak mungkin, konten dapat menarik prospek bahkan dengan jumlah yang lebih banyak dibandingkan melalui channel lain. 

Alasannya, ketika orang-orang menggunakan mesin pencari atau mengikuti akun media sosial tertentu, mereka sudah mempunyai minat untuk mencari informasi atau membeli produk terkait dengan kebutuhan mereka.

Contohnya, ada seorang wisatawan yang ingin berlibur ke Bali. Dia akan mencari beberapa hal di Internet, mulai dari tiket pesawat, hotel, sewa mobil, restoran, dan tempat wisata yang ingin dikunjungi. 

Jika dia tidak mencari hal-hal tersebut dengan mesin pencari, kemungkinan besar dia akan memperoleh informasi dalam majalah atau koran. Media cetak tersebut berisi iklan yang sama dengan ribuan cetakannya yang lain. Tentunya, tidak semua iklan yang tercantum dalam media cetak itu relevan dengan apa yang dia sedang cari.

Sebuah bisnis tidak perlu membayar biaya yang mahal untuk menampilkan iklan kepada seseorang yang sama sekali tidak berminat untuk membeli produknya.

Itulah mengapa sebuah bisnis dapat membuat konten yang hanya terfokus untuk menarik perhatian sekelompok orang yang telah tertarik dengan produknya.

Bagaimana meningkatkan kualitas iklan dengan content marketing?

Iklan berbayar cenderung lebih agresif dari segi pesan pemasaran, bersifat gencar, dan berpotensi untuk mengganggu. 

Cara ini sebenarnya tidak dapat disalahkan, karena iklan pada umumnya dipakai sebagai pendorong terakhir untuk mencapai penjualan. Iklan lebih sering tampil di depan mata seseorang yang mempunyai minat beli. Harapannya adalah, investasi kecil dari iklan berbayar tersebut dapat menghasilkan penjualan yang lebih cepat.

konten marketing efektif

Namun tidak semua iklan perlu memiliki sifat seperti ini. Dalam media sosial, pengguna akan sering melihat konten dari beberapa akun yang tidak diikuti oleh mereka. Ini adalah promoted content, alias konten berbayar. Seperti iklan, pembuat konten membayar kepada platform media sosial demi menampilkan kontennya kepada audiens lain. 

Bedanya dari iklan, promoted content disarankan untuk tidak terlihat seperti iklan, memiliki pesan yang unik, menghibur, dan membawa pesan yang berguna terhadap siapapun yang melihatnya.

Pemasar dapat mengambil inspirasi dari promoted content, agar dapat meningkatkan desain iklan display (web banner), menggunakan kata-kata yang memukau perhatian, bahkan membawa pengunjung pada halaman produk yang membantu mereka untuk membuat keputusan. 

Pendekatan pemasaran ini memang berbeda dari yang konvensional. Cobalah bereksperimen dan menyesuaikan pesan pemasaran Anda dengan identitas merek bisnis Anda.

Tentang Island Media Management

Island Media Management berawal sebagai agen pemasar digital yang melayani industri pariwisata internasional di Bali, dan kini berada di Jakarta untuk memenuhi kebutuhan pemasaran bisnis Anda.

Dengan pengalaman menulis konten dalam Bahasa Inggris dan Indonesia, copywriter kami siap membantu Anda dalam penulisan artikel, konten website, penulisan iklan (ad copywriting), serta menulis pesan kreatif pada media sosial dan lain-lain. 

Hubungi kami di +62 811 3960 8826 (Whatsapp)  atau kirim pesan dengan email: info@islandmediamanagement.com

Related Post

Post on Desember 11, 2020
When social media platforms were invented around a decade ago, there weren’t many competitors, and...
Post on Desember 4, 2020
Tampaknya selalu ada saja konsep baru dalam dunia pemasaran, dan pendekatan pemasaran 360 derajat (atau...
Post on November 13, 2020
Anda mungkin telah meluncurkan website Anda yang baru. Hal berikutnya yang harus dilakukan adalah membuat...