Desain website adalah sebuah bentuk seni, dan seperti halnya seni, tidak ada aturan yang persis untuk membuat sebuah situs web menjadi menarik dan dapat mendorong konversi. 

Anda bisa belajar ratusan taktik desain menurut teori-teori psikologi, tetapi tanpa prinsip dan strategi yang berkaitan dengan tujuan akhir situs Anda, taktik desain apapun tidak akan begitu efektif.

Apakah prinsip dasar desain website sebuah peraturan konkret?

Prinsip-prinsip dasar yang ditulis dalam artikel ini dimaksud sebagai pedoman, bukan peraturan yang konkret. Alhasil, panduan ini mungkin akan menyajikan beberapa informasi yang terlihat umum. 

Namun pengetahuan umum inilah yang berpengaruh besar terhadap kinerja sebuah website, bahkan melebihi taktik desain situs yang terpisah dari tujuan utamanya. Simaklah artikel ini untuk mengetahui prinsip-prinsip yang dapat Anda adopsikan dalam perancangan situs web Anda.

Prinsip 1: Web design bukan untuk sekedar kecantikan, tetapi juga komunikasi

Desain website seperti warna, bentuk, susunan dan typografi harus bekerjasama dalam mengkomunikasikan karakter dari sebuah merek. 

Apakah Anda pernah dengar tentang font Comic Sans MS yang menjadi sebuah lelucon bagi komunitas designer? Tipografi Comic Sans MS terlihat seakan-akan terbuat dari spidol yang biasanya digunakan oleh anak-anak. Teks dalam font Comic Sans MS memang tepat digunakan pada produk yang ditargetkan kepada anak-anak, karena tampak lucu dan bersahabat.

web desain landing page

Meskipun Comic Sans MS tersendirinya terlihat casual dan dulunya memang tampak keren karena digunakan dalam buku-buku komik, sepertinya banyak orang sudah menilai font ini terlalu “kekanak-kanakan”. 

Pelajaran dapat diambil bahwa kecantikan bukanlah tujuan utama dari web design, tetapi untuk membawa karakter dan sifat sebuah merek.

web desain conversion

Prinsip 2: Web design tidak boleh mengalihkan fokus dari tujuan akhir, yaitu konversi

Kontradiksi dari desain adalah ia memiliki tujuan untuk bertampil unik dan langka untuk dijumpai, namun tidak begitu mencolok sehingga terlalu mengalih perhatian pengunjung pada aspek desain situsnya, dan bukan tujuan akhir konversi.

Alhasil designer yang sudah ahli cenderung untuk menyukai desain minimalis, bahkan untuk situs yang kaya akan ilustrasi dan foto. 

Contohnya, situs user generated content seperti Medium memiliki susunan yang jelas tanpa perlu menambahkan garis pembatas antara satu konten dengan puluhan konten yang lain. Garis pembatas sangat jarang untuk ditemukan. Konten terpisah oleh ruang kosong putih seperti latar belakangnya. 

Selain penampilan, Medium juga mengutamakan 10 konten terpopuler dengan cara mengunci posisi daftar konten pada bagian kanan situs. Ketika Anda scroll ke bawah untuk melihat konten berdasarkan tanggal, daftar 10 konten populer tidak bergerak. Penasaran dengan bagian yang tampak berbeda, Anda akhirnya mengklik salah satu dari 10 konten, dan ini yang diinginkan oleh Medium.

Prinsip 3: Jangan pernah mengabaikan perangkat mobile

Pada kemungkinan besar, Anda memilih untuk membangun situs dengan desktop, karena layar yang lebih besar dan fitur-fitur kemudahan seperti mouse dan keyboard. 

Situs yang tampak bagus dalam layar desktop tidak tentu terlihat sebaik itu pada perangkat mobile seperti smartphone dan tablet. Jika hasilnya tidak baik, kemungkinan Anda perlu untuk melakukan revisi design khusus untuk situs versi mobile. 

mobile web design

Adapun saran untuk membuat situs Anda semakin ramah mobile:

  1. Aturkan penapilan halaman situs agar memiliki sifat responsive.
  2. Gunakan drop-down menu agar menghemat ruang dan tidak terlalu mengganggu perhatian.
  3. Gunakan autocorrect pada fill-out form.
  4. Berikan pengunjung kesempatan untuk mengatur besar font pada halaman artikel.
  5. Utamakan loading speed daripada menggunakan gambar atau video berresolusi tinggi.
  6. Semua tombol tidak boleh lebih kecil daripada ujung jari kelingking.

Konversi adalah tujuan akhir, sisanya hanya sebagai pendamping

Tujuan dari tiga prinsip di atas adalah untuk mempermudah konversi untuk terjadi. Desain yang sederhana, intuitif dan mulus baik pada layar desktop maupun mobile, akan mendampingi konten dan perhatian pengunjung ke arah konversi.

Jika strategi dan taktik mengenai desain situs terlalu membingungkan, ingat bahwa web desain dari segi pempilan adalah sesuatu yang dapat diukur oleh mata manusia. Hal-hal lain seperti mobile speed dan konten memang diukur efektivitasnya oleh algoritma mesin pencari.

Namun dari sisi kesenian, sebenarnya sangat mudah untuk mengevaluasi desain dengan cara melihat apa yang tidak baik. Lalu, untuk menguji update desain situs, Anda dapat melakukan A/B testing untuk melihat perbedaannya secara objektif. 

Tentang Island Media Management

Island Media Management melayani jasa web desain di Bali dan Jakarta. Kami mempererat tim web design dengan tim web developer agar dapat bersinergi dan kerap menyajikan produk yang sesuai dengan tujuan. Konsultasi bersama kami tentang bagaimana web design dapat membantu Anda dalam merancang channel pemasaran digital baru, atau dalam rebranding sebuah merek.

Related Post

Post on Desember 25, 2020
Visual brand guideline adalah istilah bahasa Inggris yang artinya Pedoman Visual Merek. Pedoman branding ini...
Post on Desember 18, 2020
Pada tahun 2020, tidak diragukan bahwa membuat website yang ramah perangkat seluler (mobile-friendly) sangatlah penting,...
Post on Desember 11, 2020
When social media platforms were invented around a decade ago, there weren’t many competitors, and...